[Karya] Sedikit Oleh – oleh dari Palembang

October 8, 2008 at 11:50 am 3 comments

Alhamdulillah, perjalanan mudik saya dalam rangka Idul Fitri berjalan aman dan lancar. Walau tanpa terasa seminggu berlalu begitu cepat dan saya harus kembali lagi ke Jakarta untuk melanjutkan roda kehidupan saya (haish kata – katanya… maut!!!).

Di sela – sela kesibukan bersilaturahmi dan menghabiskan empek – empek, saya sempat juga mewujudkan satu keinginan saya: hunting malam di seputar pusat kota Palembang. Walau pukul 20.30 saya sudah harus kembali karena teman yang menemani saya sakit perut (saya sudah buat anak orang masuk angin deh…maaf…).

Ini sedikit saja oleh – oleh saya. Masih agak kurang memuaskan karena banyak kurang tajam. Sepertinya karena  shutter speed yang saya gunakan sangat rendah soalnya mau bagaimana lagi, kalau tidak pakai shutter speed rendah, maka foto – foto yang saya hasilkan akan kekurangan cahaya (under). Untung saja saya bawa mini tripod warisan almarhum Ayah saya. Sehingga, masih ada lah foto – foto yang dapat dibuat dengan hasil yang masih bisa dinikmati.

Ini pembelajaran buat saya agar kelak dapat berkarya lebih baik lagi. Monggo dibantai foto – foto saya =)

Refleksi Ruang utama masjid Agung

Refleksi Ruang utama masjid Agung

 Keterangan: Shutter Speed 1/20; Apperture f6.3; Tripod

Air Mancur pusat kota Palembang

Air Mancur pusat kota Palembang

  Keterangan: Shutter Speed 1/13; Apperture f6.3; Tripod

Sang Pembelah

Sang Pembelah

  Keterangan: Shutter Speed 1/4; Apperture f5.3; Tripod

satria
Satria without K

Keterangan: Shutter Speed 1/8; Apperture f3.5; Tripod

* Sedikit tentang foto yang terakhir. Saat saya sedang asyik konsentrasi mencari komposisi pengambilan gambar  Jembatan Ampera yang paling baik, tiba – tiba anak ini berhenti dari perjalanannya dan mengamati saya. Setelah mengambil gambar, saya melihat hasilnya di LCD, karena dia tampak sangat ingin tahu dan menjulurkan kepalanya ke arah saya, ya sudah saya ajak saja dia berbincang. Saya menanyakan apakah foto yang saya ambil bagus? Dengan ceria dia mengatakan bagus banget.. Hmm, saya sempat senyum – senyum sendiri mendengar jawabannya. Sebenarnya, saya sedang terburu – buru karena sudah harus pulang sebab teman yang menemani saya sudah mengirim sms pada saya kalau dia sakit perut, sebenarnya saya masih ingin mencari angle lain lagi bila saja saya tidak mengobrol dengan dia, tapi anak itu sepertinya tidak mau pergi, ya sudah saya ajak saja jadi model saya. Sambil menjadi model saya bertanya – tanya tentang dirinya. Saya tanya namanya, dia mengaku bernama Satria. Saya tanya mengapa dia tidak pakai baju, dia menjawab dia tidak punya. Oh…mood saya untuk melanjutkan hunting jadi hilang.. Saya bingung karena tidak bisa membantu apa – apa, walau hanya sekedar memberi baju saat itu. Dia bercerita kalau sehari – hari dia menyemir untuk makan. Dia kabur dari rumahnya di Lahat pada tahun 2007 saat ayahnya meninggal. Ia meninggalkan ibunya di sana. Saya tanya, mengapa kamu tinggalkan ibumu? Dia tak bisa menjawab. Saya tanya, kamu sudah sholat? Dia jawab mana bisa sholat, badan baju kotor. Saya pikir, iya juga. Haduh lagi – lagi, saya tidak bisa menolong dia. Mau membelikan baju juga toko sudah tutup semua, dan saya tidak punya banyak waktu karena teman saya pun sudah minta pulang. Jadilah, saya hanya bisa memberinya beberapa helai uang, sedikit saja untuk menyambung hidupnya. Saya nasihati dia untuk mendatangi masjid dan minta pakaian di sana, dan untuk segera sholat.

Oia, ada dua hal yang membuat saya berpikir, pertama, saat saya tanya apakah dia punya cita – cita. Dia jawab saya memang tidak pernah sekolah, tapi saya punya cita – cita untuk membangun masjid dan panti asuhan. Wow! Mulia sekali… Saya hanya mengaminkan semoga cita – citanya terwujud. Kedua, dia lalu balik bertanya pada saya, kalo Ayuk (Mbak dalam bahasa Palembang) memfoto – foto ini untuk apa? Untuk majalah? Jeng!!! Pertanyaannya itu tak mampu saya jawab. Karena dalam hati dalam hati saya mengaku bahwa foto – foto ini hanya untuk bersenang -senang. Amat miris bila saya jawab jujur padanya dalam keadaannya yang demikian. Dalam perjalanan pulang mengemudi motor, saya terus – menerus merenungi pertanyaannya itu… Fiyuuh… Seketika saya merasa keputusan saya membeli kamera menjadi keputusan yang kurang tepat, entahlah…

Entry filed under: Fotografi. Tags: , , , , , , , , , .

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 H [Event] Ikastara Happy Morning 2008

3 Comments Add your own

  • 1. diah  |  October 16, 2008 at 10:16 am

    Nggak diajak ke Jakarta si Satrianya, Yuk? di Tanah Abang banyak baju lho :)

    ayo dong mbok ya kami dipoto2 di kost kita tercinta :P

    Reply
  • 2. bobubaca  |  October 27, 2008 at 8:57 am

    Ho! temanmu yang kau ajak hunting di palembang itu sakit perut?
    aneh, kuk sama ya, aku juga sakit perut setelah menemanimu hunting sunset di dufan tuh!
    waaaaaaaa…..wa…….waaaaaaaaaaaaa….
    perlu di selidiki kiranya ada masalah apa ini pi!!

    Reply
  • 3. cepaka  |  November 10, 2008 at 11:17 am

    Tp kalo mb Up g bli kamera, mb Up g bakalan hunting n ketemu ma anak itu n g s4 ngobrol ama dia…so? Tetep ada hikmahnya kok
    [opi sok tau nh...]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Voting

Salam hebat!



Salam hebat! Selamat datang di blog saya, terima kasih sudah menyempatkan untuk mampir =D Blog ini saya buat untuk menuliskan tiga hal besar yang menyita banyak bagian hidup saya (for this time being), yang walau begitu, insyaAlloh saya menikmatinya... Tiga hal itu adalah: 1. Hobi saya : fotografi 2. Profesi saya : petugas pajak 3. Organisasi saya : Ikastara Saya akui dalam tiga hal ini saya adalah pemain pemula, dalam artian walau sudah berkecimpung selama beberapa tahun terakhir ini, namun saya tidak benar - benar serius menekuninya. Oleh karena itu, sejak hari ini saya bertekad untuk belajar lebih serius dan mencatat serta berbagi ilmu dan pengetahuan saya itu dalam tulisan - tulisan yang akan saya buat di blog ini. Saya amat mengharapkan masukan dan komentar dari para ahli di tiga bidang ini. Terima kasih =) :ff

As-Sajarotun

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

Statistik Blog ini...

  • 24,795 hits

Sponsor…


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.